Akhirnya GNCI turun tangan menggugat UU Pilkada

GNCI adalah Gerakan Nasional Calon Independen yang diketuai M. Fadjroel Rachman, Sekretaris Saut Mangatas Sinaga dan Bendahara Victor Santoso Tandiasa. Organisasi yang bergerak untuk mendorong Calon Independen untuk dapat bersama membangun negeri ini melalui secara bersama berkompetisi dengan calon Partai politik dalam pemilihan.
Akhirnya GNCI turun tangan menggugat UU Pilkada

GNCI memang fokus dalam mendorong calon Indepent untuk dpat berkiprah dalam pemilihan baik ditingkat daerah mamupun Nasional. Sebelumnya Ada tiga gelombang pergerakan organisasi ini melalui Mahkamah Konstitusi yaitu :
  1. Di Tahun 2007 Mendukung perjuangan Uji materi UU No 32 Tahun 2004 tentang Calon Peserta independen dalam pilkada. Seperti kita ketahui bahwa MK mengabulkan Lalu Ranggalawe, anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Partai FBR agar pilkada dapat diikuti calon perseorangan sesuai Putusan No 05/PUU-V/2007 sehingga sesuai dengan amanat Pasal 18 Ayat (4) UUD 1945 yang berbunyi: Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis.
  2. Ditahun 2010, mengajukan permohonan agar Pilkada di Aceh tetap dapat diikuti oleh Calon independen dan dikabulkan MK. Sebagaimana kita ketahui bahwa Pilkada di Aceh dapat diikuti oleh calon independen hanya bersifat transisi dan berlaku sekali sebelum terbentuknya partai local. Hal ini meruapakan amanat Mou Helsinki yang diatur dalam UU No 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh
  3. Terakhir melalui permohonan ke MK terkait Pilpres yang juga dapat diikuti oleh Calon Indpenden. Permohonan untuk Calon pilpres tidak diterima oleh MK dengan penolakan oleh 5 hakim dan hanya 3 hakim yang menerima.
Saat ini GNCI juga mengajukan permohonan uji materi ke MK dengan register no 60/PUU-XIII/2015. Permohonannya terkait persyaratan calon independen yang diatur dalam Pasal 41 UU Pilkada No 8 Tahun 2015. UU pilkada No 8 Tahun 2015 ini mengubah aturan dalam UU pilkada sebelumnya yakni UU No 1 Tahun 2015 dengan menaikkan jumlah dukungan masyarakat. Secara keseluruhan Calon baik Gubernur, Bupati maupun walikota persyaratannya dinaikan sebesar 3,5% dari sebelumnya 3%-6,5% menjadi 6,5%-10%.

Mengacu Jadwal yang dikeluarkan KPU, jadwal pendaftaran bagi Calon perseorangan telah berakhir. Tanggal 15 Juni 2015 adalah batas akhir penyerahan dukungan calon perseorangan. Dimana saat ini Persyaratan Calon perseorangan baik Calon Gubernur, Calon Bupati Maupun Calon Walikota telah memasuki tahapan verifikasi oleh PPS. Hasil sementara terlihat minimnya pendaftar Calon perseorangan. Bahkan ada kota yang sebelumnya ada calon peseorangannya sampai 3 orang, namun pada tahapan pilkada ini kosong sama sekali dari calon perseorangan. Lihat Pendaftar Calon Perseorangan Minim yang dirilis Sindo

Sekilas permohonan yang diajukan oleh M. Fadjroel Rachman dkk dengan kuasa hukum Drs. Christoffel Malau, M.H. dkk hampir mirip dengan permohonan no 46/PUU-XIII/2015. Lihat Gugatan UU Pilkada di MK dan 13 Ketentuan UU Pilkada di gugat : Materi Persyaratan Calon Independen. Namun berbeda secara petitum, karena Gugatannya lebih fokus terhadap calon independen dan meminta menggunakan data jumlah suara sah sebagai dasar perhitungan. Sedangkan Pemohon no 46/PUU-XIII/2015 hanya memohon agar menggunakan data jumlah pemilih sebagai dasar perhitungan. Semoga kedua permohonan ini dapat saling mengisi untuk memberikan rasa adil bagi calon perseorangan. 

Mengingat keputusan MK belum keluar, maka persyaratan calon independen masih mengacu pada UU Pilkada No 8 Tahun 2015. Semoga tidak bernasib sama dengan Gugatan UU Pilpres yang pelaksanaan digantung. Lihat Samakah nasib Gugatan UU Pilkada dengan UU Pilpres di MK ?

Semoga hakim dapat memberikan keputusan yang adil dan bijaksana. Sehingga UU Pilkada hadir dapat memberi keadilan seluruh calon baik yang diajukan partai politik maupun calon perseorangan.
Share on Google Plus

About Afdoli ApMsi

Bukan Siapa-siapa, Bisa Jadi Siapa Saja, Untuk Siapa Saja. Simalungun BangKIT (berkemBang dengan Kreatif penuh Inovatif menjadi Terbaik) menuju Indonesia Baru Afdol melalui Cara Indonesia Bangkit dengan Sahabat Indonesia berubah. contact : Sosmed Indonesia afdoli
Komentar facebook
0 Komentar blog

0 komentar :

Posting Komentar